Langsung ke konten utama

April 2015

ke mana langkah kaki dimulai kembali
ketika kau buang jauh semua angan dan mimpi
akankah kau ukir senyum indahmu kembali
ketika canda dan tawa tak sanggup menghapus duka ini

kala terlalu panjang angan dan mimpi kau haturkan
sejauh itu pula langkahmu untuk berjuang
kala terlalu lama kau pendam duka mendalam
selama itu pula perasaan mendalam selalu menghadang

sulit bukan untuk memutuskan
ketika apa yang kau takutkan menjadi kenyataan
benar kan apa yang mereka katakan
bahwa hidup tidak hanya berawal dari mimpi dan harapan

mimpi saja tidak cukup
itu pun kurang bahkan sangat kurang
lalu ke mana muara hati akan kau tambatkan
sejenak merenung menerka jawaban yang dihadirkan

tak selalu tepat memang
namun setidaknya cukup menggambarkan
jalan curam seakan ia mulus tak terhambatkan
padahal pasir liar selalu siap menghadang dan menerkam...

Komentar