Langsung ke konten utama

Seakan-akan Benci Padahal Sayang

assalamu'alaikum
hi guys, gimana kabarnya? semoga tetep Alhamdulillah, Luar biasa, Allahu akbar..

hari ini aku pengen posting pengalaman pribadi yang aku rasa kalian juga sering melakukannya.. Hayo Jujur, hehe.. Dasar aneh ceritanya aja belum tahu tapi udah disuruh jawab..


di antara dua hamba Allah yang berbeda pasti ada hal yang gak pernah kita duga. Ibarat magnet, cowok cewek itu ibarat dua kutub yang saling melengkapi. Namun ada kalanya, keduanya berseteru karena salah paham. berpegang teguh bahwa dirinya yang paling benar. lalu gimana donk, masalah gak bakal selesai kalau sama-sama keras kepala. 

Nah sering cewek lebih mudah mengalah namun tidak dipungkiri terkadang cowok lebih bersikap dewasa. Apalagi di suatu forum, wah tambah panas karena suasana didukung banyak hal yang mementingkan ego masing-masing. namun dibalik itu semua pastilah tersimpan suatu hikmah mendalam..

Waktu itu ada event di mana melibatkan ketua kelas, perwakilan, dan seharusnya Pembina. Namun banyak hal yang waktu kami pertimbangkan sehingga kami memutuskan memulai kegiatan.

Musyawarah untuk mufakat, Perhatian akan penjelasan seharusnya dilakukan semua pihak. Namun waktu itu sepertinya tidak,, entah ada mis komunikasi atau memang multi tafsir dari kegiaan itu..

Namanya kelas pasti selalu membela anggota kelasnya tanpa mau terlebih dulu bertanya bagaimana sebaikmya. Masalah semakin runcing. Bagi kami tidaklah masalah, namun karena ego yang besar, kurang pengendalian diri maka muncul guneman miring yang gak bisa ditoleransi. Andai ada salah satu yang mau mengalah selesailah masalah.. sulit memang meminta maaf tapi apakah tidak bisa...?

lalu apa kolerasi  judul dengan cerita ini? yah silahkan kalian lanjutkan cerita ini dengan versi kalian.. hehehe.
wassalam 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Proposal Kegiatan Wisuda dan Pelepasan Peserta Didik tingkat SMA MA

  PROPOSAL KEGIATAN TASYAKURAN PELEPASAN DAN WISUDA KELAS XII MADRASAH ALIYAH HIDAYATULLAH TAHUN PELAJARAN 2021/2022 A.    Latar Belakang Acara Melepas Peserta Didik (Wisuda) merupakan kebijakan strategik madrasah di lingkungan MA Hidayatullah. Acara ini diselenggarakan oleh MA Hidayatullah atas dukungan orangtua peserta didik dengan memberikan sumbangsih perhatian dan kepeduliannya terhadap putri-putri mereka selama belajar di MA Hidayatullah. Kegiatan ini secara mendasar mengacu pada standar proses pendidikan yang mengamanahkan bahwa pendidikan merupakan proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Lebih lanjut disebutkan bahwa peserta didik cenderung berada    pada kebhinekaan budaya,    keragaman    latar    belakang     dan     karakteristik    peserta didik, sehingga diperlukan adanya proses yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, ...

English for Foreign Language

“Left Brain and Right Brain” on Adult and Children This Paper is submitted for English for Foreign Language The Lecturer: Win Listyaningrum, M. A At Fifth semeste r Arranged by: Novi Dyah Arisanti 113-14-037 ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT TEACHER TRAINING AND EDUCATION FACULTY STATE INSTITUTE FOR ISLAMIC STUDIES SALATIGA 2016/2017 CHAPTER I Introduction A.    Background         Language becomes the most important thing in the communication. Everyday all people connect each other by communication. It is important to learn and increase our ability in the communication way. Communication’s ability is such an obligatory especially in this globalization era.         All part of our bodies is connected each other and has a center which is at our brain. In the brain all information is processed to produce a respond. There are two hemispheres in our brain, left hemisphere and ...

translation

A Baby…? Maybe ( Timesaver reading lessons, Juliet Meyers page 13) Why are American high schools giving dolls out to their teenage students? The answer is simple. They are worried about teenage pregnancy. The number of teenage girls who get pregnant in the USA is increasing rapidly. Many teenagers do not realise what it is like to have a baby until they have one. They admit that they thought babies were easy to care for. Schools want teenagers to THINK before they have children. They are giving these dolls to both boys and girl who have to look after them for three days. It sounds easy, doesn’t it? However, these are special computerised dolls. You have to pick up the doll and hold it to stop it crying. The dolls contain computer programs which cause them to cry at random intervals. They cry during the day and the night (as loudly as real baby). The only way to stop them crying is to hold them for twenty minutes. This is as long as the time you need to feed a real baby. Thes...