Langsung ke konten utama

Seperti Pengemis

Setiap semester aku harus mengemis
Meminta belas kasihan untuk dibantu
Mengadu & mengaku aku orang tak mampu
Agar Pemerintah mau membantu
                                                                                                           Percuma aku menjadi orang ber Ilmu
Namun tak bisa merubah nasibku
Tidak ada yang mendengar jerit tangis ku
Mendengar pengaduan ku
Percuma aku membayar pajak
Namun kenyataan nya hidupku tak menanjak
Percuma aku mendapat pengetahuan
Namun tak bisa mengamalkan
Betapa bodoh rakyat di negeri ini
Hanya dijajah dan dibodohi
Oleh demokrasi & reinkarnasi
Segala aspek bidang dibodohi
Apakah begitu mahal pendidikan
Hingga guru pun memeras keringat orang tua kami
Mereka di gaji besar namun tidak mensyukuri
Sampai kapan kah hal ini terjadi
Yang kaya makin kaya
Perut buncit tidak punya etika
Perut buncit tidak tahu diri
Haasil korupsi hari ke hari
Mata mu buta atau pura-pura saja
Kalau menunggu buta aku doakan  saja
Aku tak takut akan bui an mu
Kaarna aku yakin  aku tak salah
Kelak kau akan merasakan
Siksa  mendalam panas neraka
Lebie panas dari terik mentari
Yang mengiringi lankah kaki kita
kelak kau akan mengetahui
Betapa berat reinkarnasi
Wujud lebie menjijikkan
Daripada pemulung yang ikhlas berbakti
Tunggu saja ketika tiba waktunya
Jika kau masih  saja menyakiti
Tunggu saja azab Ilahi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Proposal Kegiatan Wisuda dan Pelepasan Peserta Didik tingkat SMA MA

  PROPOSAL KEGIATAN TASYAKURAN PELEPASAN DAN WISUDA KELAS XII MADRASAH ALIYAH HIDAYATULLAH TAHUN PELAJARAN 2021/2022 A.    Latar Belakang Acara Melepas Peserta Didik (Wisuda) merupakan kebijakan strategik madrasah di lingkungan MA Hidayatullah. Acara ini diselenggarakan oleh MA Hidayatullah atas dukungan orangtua peserta didik dengan memberikan sumbangsih perhatian dan kepeduliannya terhadap putri-putri mereka selama belajar di MA Hidayatullah. Kegiatan ini secara mendasar mengacu pada standar proses pendidikan yang mengamanahkan bahwa pendidikan merupakan proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Lebih lanjut disebutkan bahwa peserta didik cenderung berada    pada kebhinekaan budaya,    keragaman    latar    belakang     dan     karakteristik    peserta didik, sehingga diperlukan adanya proses yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, ...

English for Foreign Language

“Left Brain and Right Brain” on Adult and Children This Paper is submitted for English for Foreign Language The Lecturer: Win Listyaningrum, M. A At Fifth semeste r Arranged by: Novi Dyah Arisanti 113-14-037 ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT TEACHER TRAINING AND EDUCATION FACULTY STATE INSTITUTE FOR ISLAMIC STUDIES SALATIGA 2016/2017 CHAPTER I Introduction A.    Background         Language becomes the most important thing in the communication. Everyday all people connect each other by communication. It is important to learn and increase our ability in the communication way. Communication’s ability is such an obligatory especially in this globalization era.         All part of our bodies is connected each other and has a center which is at our brain. In the brain all information is processed to produce a respond. There are two hemispheres in our brain, left hemisphere and ...

translation

A Baby…? Maybe ( Timesaver reading lessons, Juliet Meyers page 13) Why are American high schools giving dolls out to their teenage students? The answer is simple. They are worried about teenage pregnancy. The number of teenage girls who get pregnant in the USA is increasing rapidly. Many teenagers do not realise what it is like to have a baby until they have one. They admit that they thought babies were easy to care for. Schools want teenagers to THINK before they have children. They are giving these dolls to both boys and girl who have to look after them for three days. It sounds easy, doesn’t it? However, these are special computerised dolls. You have to pick up the doll and hold it to stop it crying. The dolls contain computer programs which cause them to cry at random intervals. They cry during the day and the night (as loudly as real baby). The only way to stop them crying is to hold them for twenty minutes. This is as long as the time you need to feed a real baby. Thes...